Hill khawatir kenakalan putranya itu akan berpengaruh buruk dan bisa mengancam jiwa.
Aksi ”penangkapan” bocah itu oleh polisi berlangsung cepat. Bocah itu semula tidak percaya dengan ancaman ibunya bahwa dia akan ditangkap polisi.
Bocah itu bahkan tertawa. Namun setelah diborgol dan digelandang ke mobil polisi, dia menangis histeris. ”Semuanya terjadi begitu cepat. Dia tidak punya waktu untuk bereaksi apa-apa. Dia takut,” katanya.
Setelah penderitaannya berakhir, petugas polisi membiarkan Sean keluar dari mobil dan dia berlari ke pelukan ibunya.”Saya tidak akan pernah melakukannya lagi,” ungkap sang anak. (Sindonews.com).
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.