JAKARTA – Partai Demokrat prihatin dengan jeritan hati mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik. Jeritan hati itu diutarakan sesaat sebelum Jero masuk mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin malam.
“Jero minta tolong ke (Ketua Umum Demokrat) SBY (karena ditahan KPK), itu saya kira jeritan hatinya. Kita prihatin dengan itu,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua kepada Okezone, Rabu (6/5/2015).
Oleh karena itu, Max mendoakan Jero agar kuat menghadapi kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. “Semoga Jero tabah menghadapi situasi ini. Mudah-mudahan keluarganya juga tabah. Semua orang punya cobaan masing-masing dalam hidup ini,” tuturnya.
Mengenai sikap Jero yang meminta bantuan SBY, Max menilai hal tersebut tidak perlu ditanggapi secara serius. Sebab, menurut dia, itu hanya ungkapan hati orang yang terdesak.
Max mengatakan, SBY tidak bisa menolong Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut. Sebab saat ini SBY hanya sebagai politikus.
“Kalau Jero minta tolong kepada Pak Presiden Joko Widodo, itu bisa. Jokowi punya kewenangan untuk itu,” ucapnya.
Jero sendiri ditetapkan sebagai tersangka korupsi di Kementerian ESDM. Semasa menjabat, ia diduga menyalahgunakan kewenangan dengan melakukan pemerasan dan pengarahan untuk mendapatkan dana operasional menteri (DOM) yang lebih besar.
KPK menyatakan, atas permintaan Jero itu, jajaran Kementerian ESDM telah memberikan dana sepanjang 2011 hingga 2013 sebesar Rp9,9 miliar. Dana tersebut diduga digunakan Jero untuk kepentingan pribadi.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.