Perilaku Nasiran juga sering terlihat aneh, tak seperti anak lain seusianya. Cara makannya lahap. Suka buang air sembarangan, termasuk membuang-buang sisa nasi yang dimakannya.
Saat ditanya orang yang menjenguknya, dia hanya bisa bersuara “haaa..haaa.. uuu..”
Petugas yang menanganinya pun harus menutup kaca kamar perawatannya dengan koran bekas, agar ia tak keluar untuk memanjat pohon.
Mars Nashran mengatakan, Nasiran hanya mengalami kekurangan gizi, bukan keterbelakangan mental. Sikap ia dan ibunya yang aneh dan tak bisa bicara, menurutnya, diduga karena keduanya lama tidak berinteraksi dengan lingkungan sosial. “Mungkin karena lama hidup di hutan,” ujarnya.
Dia mengatakan, ibu dan anak itu butuh rehabilitasi untuk mengembalikan kehidupan keduanya kembali seperti manusia normal.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.