"Pasti ada yang menginginkan adanya semacam kompetisi supaya bukannya untuk menjegal SBY tapi untuk memberikan pendidikan politik bagi elite partai supaya terbiasa dengan proses kompetisi dan demokrasi," jelasnya.
Namun, Nico menyayangkan tidak adanya tokoh sentral di Partai Demokrat selain SBY atau sang istri, Ani Yudhoyono yang bisa menggantikan posisi SBY saat ini. Munculnya tokoh lain seperti Marzuki Alie dan I Gede Pasek Suardika dalam pencalonan ketua umum di kongres kali ini juga hanya sebagai penghibur saja, dan bukan merupakan upaya untuk menghadang SBY.
"Kalau ada keinginan dari Gede Pasek atau Marzuki Alie untuk maju saya kira hanyalah upaya untuk meramaikan kongres saja bukan untuk menghadang SBY, untuk meramaikan saja," pungkasnya.
(Arief Setyadi )