Dikatakannya, pascapengusiran dari kediamannya, D tinggal berpindah-pindah mulai dari rumah tetangga hingga pos jaga di perumahan tersebut. Sementara kakak dan adiknya hanya ditelantarkan namun tetap berada di rumah.
"Si D ini diusir keluar rumah karena dia laki-laki, empat lainnya perempuan dan tinggal di dalam rumah di kandangin di dalam. Anak-anak itu dikasih hidup tapi seperti binatang," bebernya.
Saat ini, sambung Buddy, pihaknya telah mengamankan seluruh anak tersebut. Diungkapkannya, petugas terpaksa melakukan pendobrakan rumah mewah tersebut karena saat petugas ingin membuka pintu secara baik-baik tidak didengarkan.
"Kita sudah coba persuasif saat penjemputan anak-anak itu, tapi tidak didengarkan. Oleh karenanya terpaksa kita dobrak paksa," imbunya.
"Kita juga mendapati rumah mewah itu dalam keadaan berantakan, banyak sampah berserakan seperti kena tsunami saja," lanjutnya.
(Misbahol Munir)