"Ya kan bisa belajar manajemen keluarga, dan yang lain," imbuhnya.
Adapun Kementerian serta lembaga pemerintah, kata Khofifah, ada yang memfasilitasi pelatihan pranikah tersebut. Sejumlah Kementerian misalnya, telah memiliki program itu bagi para muda-mudi yang ingin menikah.
"BKKNBN punya, Kemenag dan Kemendikbud juga punya," sambungnya.
Khofifah mengimbau, sebagai calon orang tua, tentu para remaja harus dipersiapkan agar tidak terjadi kasus serupa. Ia mengapresiasi Gereja yang memiliki program tersebut bagi para jemaatnya.
"Yang saya tahu ada sebuah Gereja dan mereka intensif (pelatihan pranikah)," pungkasnya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))