MEDAN - Wakil Sekretaris Jenderal Ramadhan Pohan (Rampoh), mengatakan Medan butuh pemimpin yang amanah alias bisa dipercaya dan memiliki jiwa pemimpin.
Menurutnya, kebijakan seorang pemimpin yang diambilnya harus berbasis kepada keterlibatan publik, baik dalam pembuatan kebijakan, implementasi maupun pengawasan.
Ia mengatakan, seluruh jabatan di bawah kepemimpinan wali kota perlu dilakukan uji kompetensi publik agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Seluruh jabatan di bawah wali kota itu perlu dilakukan uji kompetensi publik sehingga kita mendapatkan emasnya Medan. Itu dari sisi sumber daya manusianya,” jelas Rampoh, Jumat (22/5/2015).
Rampoh menambahkan, untuk membangun Kota Medan yang lebih baik diperlukan rasa percaya antara masyarakat dengan pemimpinnya demi terciptanya suasana yang kondusif. Selain itu, Kota Medan juga perlu meniru keberhasilan dari kota-kota lainnya.
“Medan harus berubah dan puncak-puncak yang bagus yang ada di Bandung, Jakarta, Bogor, Bantaeng, Jembrana, dan Banyuwangi itu bisa kita adopsi pembangunan itu di Medan. Jadi hanya dengan cara demikian menurut saya Medan bisa kembali kepada kejayaan masa lalunya yang pernah ada,” ujar Ramadhan.
Terkait rencana pencalonan dirinya mengikuti Pilkada Medan 2015, ia mengatakan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik lainnya.
“Saya sudah komunikasi dengan beberapa partai politik. Tapi, ada satu-dua parpol yang tidak didekati. Karena, Demokrat tidak bisa mengusung sendiri kan,” tuturnya.
(Fiddy Anggriawan )