BANDUNG - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Jawa Barat Netty Heryawan menuturkan, selama ini ada semacam "lingkaran setan" di lokalisasi Saritem Bandung yang sulit untuk diputus.
Hal itu dikarenakan adanya saling keterlibatan antara mucikari, PSK, pengguna jasa PSK, hingga oknum aparat.
“Ini seperti teori supply and demand untuk prostitusi. Jadi artinya, kalau kita melakukan razia terhadap PSK dan mucikari, tentu kita harus melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pengguna PSK di sana,” kata Netty di sela-sela peringatan Hari Konsumen Nasional di halaman Bandung Indah Plaza, Jalan Merdeka Kota Bandung, kemarin.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan aparat kepolisian harus mencari solusi untuk memecahkan teori supply and demand dalam "lingkaran setan" prostitusi Saritem Bandung ini.