Sementara itu Rusmanto mengaku teri nasi yang selama ini dijualnya didapatkan dari Pasar Legi Solo. Pria asal Papahan, Tasikmadu ini mengaku pembelinya tak pernah mengeluh mengenai kualitas teri nasi.
“Justru banyak digemari. Menjelang Ramadan paling laris,” jelasnya.
Lalu, petugas beralih ke salah satu swalayan penyedia makanan ringan. Satu per satu kemasan makanan diteliti tanggal kedaluwarsanya. Ternyata, ada beberapa produk tertera melewati tanggal kedaluwarsa.
Kasubbag Humas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo mengatakan telah menegur pedagang teri nasi dan penjaga toko modern yang kedapatan menjual bahan makanan tak layak konsumsi. Selain itu, produk makanan yang dijualnya diamankan petugas.
“Diberi peringatan lisan. Kemudian didata untuk kemudian diserahkan ke instansi terkait. Supaya ke depan diberi pembinaan. Jangan sampai konsumen dirugikan. Terlebih pada momentum Ramadan ini, diduga marak praktik semacam ini,” jelasnya.
(M Budi Santosa)