Ia menjelaskan, penjual bunga tabur dadakan tersebut kebanyakan adalah tukang ojek yang berusaha meraih rezeki pada momen ini.
"Silakan saja, rezeki enggak ke mana. Saya sih enggak merasa tersaingi," tutur pria yang sudah empat tahun berjualan bunga tabur tersebut.
Menurut Hasan, meskipun pada masa ziarah banyak pengunjung yang datang ke TPU, ia tetap mematok harga per kantong bunga tabur dan per botol air mawar sebesar Rp10 ribu untuk kantong kecil dan Rp15 ribu untuk kantong besar.
"Dari harga jual tersebut juga kadang masih banyak yang ditawar peziarah. Kadang ditawar Rp15 ribu dua kantong, padahal untungnya juga enggak gede, belum ongkos jalannya ke Rawa Belong buat beli bunga," pungkasnya. (ira)
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.