DENPASAR - Sosok pria berpenampilan lusuh sembari menenteng pengeras suara ini tak bisa jauh dari Angeline. Sejak kematian Angeline, dia terus berada di dekatnya bahkan dia akan mengantar jenazah sampai ke pemakaman terakhir di Banyuwangi, Jawa Timur.
Ya, dialah Pak Ogah, pria yang enggan menunjukkan jati dirinya itu rela melakukan banyak hal untuk bisa membahagiakan Angeline sebelum ke peristirahatan terakhir.
"Saya tidak kenal Angeline tetapi begitu melihat apa yang menimpanya, emosi saya tergerak," ujarnya di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali, Selasa (16/6/2015).
Lantaran bocah manis itu suka bermain musik piano, maka Pak Ogah pun memberikan pianika miliknya ditaruh diantara karangan bunga duka cita di depan kamar jenazah.