Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Kesal dengan Ulah PKL yang Ngamuk di Monas

Feri Agus Setyawan , Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2015 |09:12 WIB
Ahok Kesal dengan Ulah PKL yang Ngamuk di Monas
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui akun Twitter-nya @basuki_btp, mengungkapkan kemarahannya atas ulah pedagang kaki lima (PKL) yang melakukan pengerusakan Food & Culture Park Lenggang Jakarta, di kawasan Monas, Jakarta Pusat semalam.

“Saya sangat menyesalkan perilaku oknum PKL Monas yang melakukan aksi anarkis di area Lenggang Jakarta semalam,” cuitnya di akun @basuki_btp, Minggu (21/6/2015).

“Hidup bermasyarakat itu ada aturannya. Demi ketertiban dan kenyamanan kita semua. Jangan cuma mau enak sendiri,” sambungnya.

Untuk itu, orang nomor satu di DKI ini, telah meminta seluruh jajarannya mengamankan kawasan Monas dari para PKL yang ingin mencoba berjualan kembali. Ahok pun telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian semalam.

“Untuk selanjutnya, pihak Pemprov (DKI Jakarta) telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan lokasi dan penyelidikan lebih lanjut,” tulisnya dalam akun pribadinya itu.

Bahkan dalam kesempatan ini, mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan kawasan Monas yang indah, rapi, dan tertib agar masyarakat yang berkunjung merasa nyaman adalah amanah dari Presiden Joko Widodo saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta 2012-2014.

“Kawasan monas yg indah, rapi dan tertib adalah salah satu amanat dari Pak Jokowi yang hari ini ultah, Selamat ulang tahun pak @jokowi” tutupnya.

Seperti diketahui, ratusan PKL yang berhasil masuk ke dalam kawasan Monas untuk berjualan dihalau keluar oleh Petugas Satpol PP. Namun, para PKL yang tak mau meninggalkan kawasan steril pedagang kaki lima ini justru menyerang dan merusak fasilitas Food & Culture Park Lenggang Jakarta.

Akibat kejadian itu, beberapa fasilitas di Lenggang Jakarta rusak serta beberapa motor dan satu unit mobil menjadi sasaran amuk PKL yang tak terima diminta keluar dari kawasan monas. Pihak Polres Metro Jakarta Pusat pun telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi untuk dimintai keterangan.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement