Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Perintahkan Satpol PP Tembak PKL di Monas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2015 |14:25 WIB
Ahok Perintahkan Satpol PP Tembak PKL di Monas
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memerintahkan kepada Satpol PP untuk menembak para pedagang kaki lima (PKL) apabila membuat kerusahan kembali di Monumen Nasional (Monas). Satpol PP diminta menembak para PKL tersebut dengan peluru karet untuk memberi efek jera.

"Malam itu sudah direncanakan baik oleh mereka (PKL). Kita aja yang berpikir karena ini bulan puasa enggak mungkin mereka anarkis. Padahal ya seperti itu. Makanya kita sudah perintahkan PKL itu ditembak. Ya, ditembak dengan peluru karet," tegas Ahok di Kantor Balai Kota, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Ahok mengungkapkan, saat ini, Pemprov DKI tengah menganggarkan untuk membeli Stun Gun (alat kejut listrik) dan gas air mata untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

"Sebenarnya Pemprov DKI telah ada alatnya, tapi saya sudah perintahkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Anggaran Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono untuk memperbanyak alat-alat itu. Karena kalau PKL itu kembali kisruh polisi belum datang kita bisa amankan dahulu," imbuhnya.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI tidak boleh kalah dengan para PKL, dan Pemprov DKI harus memberikan aturan keras kepada PKL liar tersebut.

Rencana Penertiban PKL Pasar Asemka

"Enak aja premanisme bisa ngalahkan pemerintah dan kalau begitu kita mending kita rampok Bank DKI itu dekatkan. Kita bisa dapat Rp10 juta lho per orang," papar Ahok.

Ahok menjelaskan, saat ini, polisi telah mengantongi pelaku kerusuhan di Monas. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan terdapat oknum aparat yang membekingi aksi arogan tersebut.

"Kalau ada oknum TNI ataupun Polri terlibat, pasti akan diberi sanksi," tandasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement