nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Patung KB dengan Empat Anak Dibangun di Bali

Rohmat, Jurnalis · Senin 22 Juni 2015 10:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 06 22 340 1169157 patung-kb-dengan-empat-anak-dibangun-di-bali-0g82c8BfxE.jpg Patung KB dengan empat anak di Bali. Foto: Rohmat/Okezone

JEMBRANA - Sebuah patung keluarga berencana (KB) di perbatasan Desa Baluk dan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, didirikan dengan menggambarkan empat orang anak dalam satu keluarga. Padahal, KB biasanya disimbolkan keluarga yang memiliki dua orang anak saja.

Pada prasasti di bawah patung disebutkan 'Patung Keluarga Bali Lestari'. Patung setinggi sekira 2,5 meter tersebut mengusung konsep Bali, sehingga setiap keluarga memiliki empat anak, yakni Wayan, Kadek, Nyoman, dan Ketut.

Menurut informasi warga setempat, sebelumnya di lokasi tersebut berdiri patung KB dengan dua anak sejak 1980-an. Selain menandai orang telah memasuki wilayah Desa Baluk, patung itu berfungsi imbauan warga terhadap program KB dengan dua anak cukup. Namun, setelah puluhan tahun, bangunan patung KB mulai usang, cat mengelupas, dan hampir tak terlihat. Kini, patung tersebut direhab desa setempat dengan konsep berbeda.

"Konsep patung empat anak tersebut adalah untuk menghargai kearifan lokal Bali yang telah diberikan secara turun-temurun," terang Perbekel Baluk, I Ketut Suasana kepada Okezone.

Ia mengatakan, jauh sebelum program KB dengan konsep dua anak lahir, warga Bali telah mengenal pembatasan anak yang jumlahnya empat, yakni Wayan atau Gede/Putu/Nengah, Kadek, Nyoman/Komang, dan terakhir Ketut.

Berdirinya patung itu juga didukung Bendesa Baluk, I Ketut Sinda. Kata dia, patung itu simbol untuk kelestarian adat budaya. Hanya saja, pihaknya tidak bermaksud mengajak atau mengimbau sebagaimana gambaran patung untuk memiiki empat anak.

Menurutnya, program KB di Bali dinilai sudah cukup sukses. Hal tersebut ditandai dengan menurunnya jumlah KK. Namun, dia berharap catur warga dengan empat saudara atau anak ini tetap bisa lestari. (ira)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini