"Kita akan dalami kasus ini. Dari mana korban ini mendapat bahan baku bom detonator, dan ke mana bom deonator ini dijual," kata Kapolda Sulsel Irjen Polisi Anton Setiadj, Selasa (4/8/2015).
Menurut Anton, Hj Ramlah yang menjadi salah satu korban tewas imempunya keahlian membuat bom detonator non-elektronik.
Kemarin malam Anton juga telah keluarkan pernyataan dengan memastikan ledakan itu berasal dari bom detonator (bomdet) non-elektronik yang dibuat Hj Ramlah.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dihimpun dari lokasi kejadian dan keterangan dari labfor diketahui Hj Ramlah didampingi perempuan Sania itu tengah membuat bomdet," ujar Irjen Anton Setiadji.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.