Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Minta Maaf, HDCI Apresiasi Penghadang Moge Arogan

Markus Yuwono , Jurnalis-Minggu, 16 Agustus 2015 |23:52 WIB
Minta Maaf, HDCI Apresiasi Penghadang Moge Arogan
Penghadangan moge yang sebenarnya turut dikawal polisi oleh warga Yogyakarta (Foto: Markus Yuwono/Sindo Radio)
A
A
A

YOGYAKARTA - Buntut aksi penghadangan pengendara motor gede (moge) oleh Erlanto Wijoyono di perempatan Condongcatur, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu, 15 Agustus 2015 lalu, Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Yogyakarta Gatot Kurniawan meminta maaf kepada masyarakat.

Permintaan maaf itu terkait adanya arogansi oknum pengendara moge yang menggangu masyarakat. "Kita meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta," katanya di Rich Hotel, Yogyakarta, Minggu (16/8/2015).

Selain itu, Gatot mengapresiasi masyarakat yang mau mengingatkan pengendara moge yang tidak mentaati aturan. "Kita juga memberikan apresiasi ke beliau (Erlanto Wijoyono) karena sudah diingatkan," tambahnya.

Dia mengatakan, rombongan yang dihadang oleh Erlanto itu merupakan peserta konvoi menuju Candi Prambanan dari Jogja City Mall, sebagai rangkaian acara Jogja Bike Rezdevous (JBR), serta puncak dari acara reli keliling Indonesia.

Peserta yang berjumlah 1.800 terbagi, menjadi dua rombongan yang mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian. Kelompok yang kedua itulah yang dihadang Erlanto dan warga. "Kelompok kedua yang dihentikan oleh warga," lanjut Gatot.

Namun demikian, dari foto yang beredar di media sosial dan ramai dibicarakan oleh masyarakat dipastikan bukan anggota HDCI.

Sebab, di belakang orang yang beradu mulut dengan Erlanto ada anggota HDCI dan tidak kenal. "Laki-laki yang berhadapan dan menantang Elanto Wijoyono dipastikan bukan anggota HDCI. Sebab saat kejadian itu di belakang orang tersebut ada anggota HDCI Jogja," imbuhnya.

Gatot menyesalkan tindakan oknum pemotor moge arogan tersebut, sehingga merusak citra pengendara moge. Padahal sebelum acara oleh Nanan Soekarna, mantan Wakapolri saat melepas rombongan moge, sudah mengatakan agar para peserta mengikuti aturan lalu lintas.

"Mereka diingatkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Bahkan peserta konvoi diminta untuk berhenti jika lampu merah," tandas Gatot.

(Randy Wirayudha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement