Untuk itu Ahok merasa dirinya telah benar dalam bertindak. Ahok mengajak Tommy Soeharto untuk sependapat dengan tindakan Pemprov DKI. Pasalnya, mendirikan bangunan di sepanjang Kali Ciliwung sangat dilarang.
"Ternyata di pinggir sungai itu ada oknum RT dan RW yang menjual dulu. Itu adalah pendatang yang dengan sengaja mereklamasi sungai Ciliwung. Itu Ciliwung jadi sempit kenapa, karena mereka reklamasi dengan mengunakan sampah-sampah," tegasnya.
Sebelumnya, Tommy Soeharto dalam kicauannya melalui akun Twitter @Tommy_Soeharto1, mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Ahok adalah pemimpin Jakarta bukan tukang gusur masyarakat Ibu Kota.
"Ingat DKI itu milik Rakyat bukan milik pemerintah.. Pemerintahan DKI ada karena Rakyat yang memilih orang2 yang akan duduk di kursi pemerintahan.."
(Fransiskus Dasa Saputra)