Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KA Matarmaja Anjlok, Dua KA Tertahan di Stasiun Blitar

Robby Ridwan , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2015 |15:43 WIB
KA Matarmaja Anjlok, Dua KA Tertahan di Stasiun Blitar
Evakuasi lokomotif KA Matarmaja tengah berlangsung (Foto: Antara)
A
A
A

BLITAR – Setelah anjloknya Kereta Api (KA) Matarmaja di Kilometer 115 Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tadi pagi, dua KA lainnya tertahan di Stasiun Kota Blitar.

Kedua KA yang tertahan adalah KA Gajayana yang memiliki rute Gambir-Malang dan KA Malabar jurusan Bandung-Malang. Akibatnya, ratusan penumpang terpaksa dievakuasi menggunakan bus untuk melanjutkan perjalanan.

Menurut Kepala Stasiun Kota Blitar, Sunariyo, pihak PT KAI Daerah operasi (Daop) VIII menyiapkan lima bus untuk mengangkut sekira 300 penumpang.

“Proses evakuasi belum selesai sehingga penumpang harus dievakuasi untuk melanjutkan perjalanan menuju Malang menggunakan bus,” katanya, Senin (24/8/2015).

Sementara untuk perjalanan KA jarak pendek yakni KA Ekonomi Penataran yang melayani jurusan Surabaya-Blitar, hanya sampai Stasiun Wlingi Kabupaten Blitar dan kembali ke Surabaya melalui Malang.

Untuk KA jarak pendek lainnya yaitu KA Rapidhono dengan rute Surabaya-Blitar melalui Kertosono, Jombang, tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Surabaya dari Malang karena rangkaian harus kembali ke Surabaya melalui Kertosono.

Meski telah mendapat kabar perjalanan KA yang melalui Stasiun Kota Blitar terganggu akibat anjloknya KA Matarmaja, sebagian penumpang yang hendak bepergian melalui Stasiun Kota Blitar tetap bertahan untuk menunggu evakuasi lokomotif KA Matarmaja selesai dievakuasi.

Sampai saat ini proses evakuasi lokomotif KA Matarmaja dengan kode seri CC 201 04 06 tersebut berlangsung. Diperkirakan evakuasi akan selesai pada sore hari nanti.

(Fransiskus Dasa Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement