Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bareskrim Gerebek Rumah Mewah di Bandung

Bayu Septianto , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2015 |20:58 WIB
Bareskrim Gerebek Rumah Mewah di Bandung
Polri (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

JAKARTA - Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Polri menggerebek sebuah rumah mewah di Setra Duta Raya, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Diduga rumah yang digerebek terkait dengan jaringan narkotika internasional perkara cyber crime.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan membenarkan adanya penggerebekan pada hari ini yang dilakukan tim gabungan dari Direktorat Narkoba Bareskrim dan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus terkait dengan perkara cyber crime.

"Kejahatan atas tindak pidana cyber crime dan narkoba," ujar Anton saat dihubungi, Rabu (26/8/2015).

Anton mengungkapkan, dalam penggerebekan tersebut berhasil menahan 28 warga negara asing (WNA) yang belum diketahui asalnya. Selain itu, ada tiga orang yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga yang turut ditahan.

Penggerebekan tersebut merupakan tindak lanjut pengembangan kasus yang pernah ditangani Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Namun, Anton tak menjelaskan secara detail kasus mana yang sedang diusut.

"Ini pengembangan yang dari 2,9 kg jenis sabu sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan, dua paket sabu, psikotroprika golongan IV sebanyak 250 butir, HT enam unit, telefon rumah 26 unit, kalkulator 1 unit, CCTV empat titik, router aktif 21 unit yang dapat melacak posisi handphone, dan laptop dua unit. Saat ini, dikabarkan masih dilakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Tadi jam 14.00 WIB ditangkapnya, sampai sekarang masih olah TKP, sekarang sedang dikembangkan dulu," pungkas Anton.

Sementara itu, Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Budi Waseso saat dikonfirmasi menyatakan tengah meluncur ke lokasi penggerebekan tersebut.

"Saya menuju ke lokasi ini, jadi sabar dulu. (Soal) siapa pelakunya nanti dulu. Ini kasus pokoknya besar," singkat Budi saat dihubungi.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement