JAKARTA - Polda Metro Jaya melakukan peralihan arus lalu lintas (lalin) di sejumlah titik, sehubungan dengan dilaksanakannya kegiatan unjuk rasa puluhan ribu buruh serikat pekerja dari Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi) , Selasa (1/9/2015).
Jika terjadi peningkatan konsentrasi massa dan peningkatan eskalasi, maka akan dilaksanakan alih arus lalin sebagai berikut :
1. Bundaran HI
a. Dari Semanggi atau Jalan Sudirman arah HI di alihkan ke Jalan Teluk Betung-Jalan. Jalan Kebon Kacang atas turun masuk Jalan Sultan Agung
b. Akses dari Jalan Diponegoro arah Jalan Imam Bonjol dialihkan ke Jalan Rasuna Said
c. Akses yang datang dari Jalan Hayam Wuruk ke arah Harmoni di belokan ke Jalan Juanda, Pasar Baru, Lapangan Banteng
d. Akses dari Tanah Abang arah Jalan Budi Kemulian diluruskan masuk ke Jalan Merdeka Selatan, dan Tugu Tani
e. Dari Jalan Merdeka Selatan arah Tanah Abang dialihkan ke kanan arah Harmoni
f. Akses dari Jalan Kebon Sirih diluruskan masuk ke dalam Jalan Kebon Kacang arah Tanah Abang
g. Akses dari Tanah Abang arah Jalan Kebon Sirih diluruskan ke arah Tugu Tani
h. Akses dari Tanah Abang menuju arah Jalan Sabang
2. Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara :
a. Arah Jalan Thamrin belok kiri ke patung kuda masuk ke Jalan Budi kemuliaan arah Jalan Maja Pahit dan arah Harmoni
b. Akses dari Tugu Tani belok kanan arah Masjid Istiqlal, Pasar Baru
c. Akses dari Jalan Juanda dialihkan ke Jalan Pasar Baru, Lapangan Banteng, Jalan Gunung Sahari
d. Akses dari Jalan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Budi Kemuliaan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, peralihan arus ini bersifat situasional.
"Peralihan arus ini bersifat situasional, tergantung dari peningkatan konsentrasi massa," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 31 Agustus 2015.
Iqbal menambahkan, aksi unjuk rasa akan dimulai pukul 09.00 WIB diawali di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Rencananya, unjuk rasa ini akan berlangsung hingga sore hari. Sehingga kepolisian mengimbau kepada warga yang melewati jalur tersebut untuk waspada jika ada peralihan arus.
"Bagi yang lewat jalan tersebut pada saat pergi atau pulang kerja tolong diperkirakan agar tidak telat datang ke kantor. Dan bagi pengguna jalan yang tidak berkepentingan dimohon untuk menghindar agar tidak terjadi kemacetan," pungkasnya.
Iqbal mengatakan, Polda Metro Jaya juga akan menyiapkan 8.000 personel untuk mengamankan aksi buruh.
"Personel akan turun, baik untuk menjaga lalu lintas maupun personel yang akan memantau langsung bersama teman korlip untuk menjaga aksi tetap damai. Ada juga standby force dari Brimob yang akan disiapkan di titik tertentu," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.