Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buwas Diharapkan Cepat Beradaptasi di BNN

Syamsul Anwar Khoemaeni , Jurnalis-Sabtu, 05 September 2015 |06:45 WIB
Buwas Diharapkan Cepat Beradaptasi di BNN
Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) resmi dimutasi sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sementara Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar menggantikan posisinya sebagai Kabareskrim berdasarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 139/M Tahun 2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Kepala BNN.

Menanggapi hal tersebut, pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar berharap Buwas bisa cepat beradaptasi dengan tugas barunya. Terlebih dengan kondisi Indonesia yang saat ini memasuki darurat narkoba. Melalui pengalamannya memimpin Bareskrim, jenderal polisi bintang tiga itu dianggap dapat melacak dan melumpuhkan jaringan-jaringan narkoba, baik di dalam maupun luar negeri.

"Saya berharap (Buwas) bisa menyesuaikan dengan job baru. Karena polisi ditugaskan di mana pun, dituntut cepat menyesuaikan. Memang kerja di Bareskrim beda dengan kriminal khusus seperti narkoba, karena berkaitan dengan jaringan narkoba di luar Indonesia," ujar Bambang kepada Okezone, Sabtu (5/9/2015).

Bambang mengingatkan, jika nantinya Buwas mulai memimpin BNN supaya lebih menguatkan hubungan luar negeri. Pasalnya, fokus kinerja lembaga antinarkoba tersebut berada pada pencegahan masuknya barang haram dari negara lain. Sementara tugas internal, sudah sepatutnya dilaksanakan Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dir IV) yang bernaung di bawah Bareskrim.

"BNN ini kerjanya tidak hanya di dalam, tapi juga eksternal. Nah, yang di dalam polisi, saya kira ini tugas Pak Buwas untuk koordinasi dan akan lebih berhasil," imbuhnya.

Bambang berharap, kedua jenderal polisi tersebut mampu bertukar informasi untuk mengusut kasus-kasus yang ditangani kedua institusi.

"Saya harap, keduanya bertukar informasi, untuk kelanjutan perkara yang ditangani," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement