Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Ingin Bubarkan IPDN, Ridwan Kamil: No Comment!

Oris Riswan , Jurnalis-Selasa, 08 September 2015 |15:26 WIB
Ahok Ingin Bubarkan IPDN, Ridwan Kamil: <i>No Comment</i>!
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kedua dari kanan) (Foto: SINDO)
A
A
A

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, 'ogah' mengomentari soal Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang mengusulkan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dibubarkan.

"Ah, no comment. No comment. Bahaya. Nanti ada pro Ahok yang akan menyerang," kata Ridwan Kamil, sapaan akrabnya, di Balai Kota Bandung, Selasa (8/9/2015).

Tapi ia punya pandangan sendiri sebagai orang nomor satu di lingkungan Pemkot Bandung. Ia mengaku tidak membeda-bedakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan pemerintahan kota kembang tersebut.

"Kalau di Bandung, saya tidak pernah melihat PNS itu background (latar belakang) pendidikannya dari mana," ucapnya.

Yang terpenting, para PNS Kota Bandung memiliki tiga kriteria wajib, yaitu bersih, melayani, dan profesional.

"Apakah dia dari IPDN, dari Unpad (Universitas Padjadjaran) atau dari mana-mana, selama tiga komponen itu dipenuhi, saya tidak akan pernah mempermasalahkan almamater," jelas Ridwan Kamil lagi.

Soal pernyataan Ahok yang menyebut selama ini banyak lulusan IPDN yang kerjanya hanya mengumpulkan uang untuk menyogok oknum jaksa, ia menyebut itu hanya oknum dan tidak bisa digeneralisir.

"Bagi saya, permasalahan yang sering terjadi itu (dilakukan) oknum. Nah, oknum itu kan enggak bisa digeneralisir. (Misalnya) ada oknum ITB, saya jadi jelek, kan enggak juga. Saya kira itu saja," tandasnya.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement