“Ini adalah area di mana dia bertemu dengan pria berbaju kuning untuk saling bertukar tas punggung. Yusufu mengatakan tas itu sangat berat dan isinya memang bom,” tunjuk Prawut ke area di stasiun Hua Lamphong.
Tersangka Yusufu mengatakan kepada polisi bahwa dia pergi ke stasiun tersebut dari apartemennya uang berlokasi di daerah terpencil di Bangkok. Pekan lalu, polisi menemukan material pembuat bom di tempat tinggalnya itu.
Selain kuil Erawan, pelaku dibawa ke apartemen tersebut untuk mengadakan reka ulang.
Media lokal melaporkan bahwa polisi masih melacak dalang utama dari serangan tersebut, yang kemungkinan sudah meninggalkan Thailand sehari sebelum serangan itu terjadi.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.