Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

'Pahlawan untuk Indonesia' Jaring Sosok Inspiratif

Reni Lestari , Jurnalis-Selasa, 22 September 2015 |16:50 WIB
'Pahlawan untuk Indonesia' Jaring Sosok Inspiratif
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - MNC Group melalui salah satu stasiun televisi yang dinaunginya MNC TV, menggelar ajang penjaringan sosok inspiratif bertajuk 'Pahlawan untuk Indonesia'. Saat ini, 'Pahlawan untuk Indonesia' sudah memasuki tahap penjaringan 30 besar untuk kemudian diseleksi menjadi 10 kandidat penerima penghargaan.

Menghadirkan dua juri kehormatan yang terdiri atas Mantan Ketua MK RI Mahfud MD dan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, acara ini dimaksudkan untuk memberikan inspirasi bagi masyarakat banyak dalam perannya turut serta memajukan bangsa.

Selain dua juri kehormatan, acara ini juga digawangi tiga juri eksternal, terdiri atas Menteri Ristek Dikti M Natsir, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah dan pakar teknologi Betti Alihsjahbana.

"Tujuannya untuk mencari figur-figur di Tanah Air yang memiliki kepedulian tanpa pamrih sehingga bisa dijadikan contoh bagi yang lainnya. Karena Indonesia perlu contoh-contoh seperti itu dan kita harapkan bisa menginspirasi banyak pihak," kata Hary dalam konferensi pers di MNC Financial Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015).

Hary menjelaskan, walaupun orang-orang ini berkiprah dalam ruang lingkup yang relatif kecil, namun dengan adanya publikasi dan apresiasi yang diberikan, diharapkan dampaknya akan meluas.

Sementara itu, Mahfud MD, yang mendampingi Hary di kursi juri kehormatan menuturkan, sebenarnya banyak hal yang membuatnya takjub akan kekayaan sumber daya manusia di Indonesia. Masyarakat di pedesaan, kata Mahfud, relatif lebih bisa menyelesaikan sengketa di antara mereka dengan sendirinya, berpegang pada nilai-nilai harmoni.

"Saya pernah bertemu dengan seorang Indonesianis yang mengatakan, saya agak kurang sependapat jika dikatakan budaya hukum Indonesia jelek. Kalau budaya hukum kita jelek, Indonesia sudah ambruk," terangnya.

Kata dia, Indonesia ditopang oleh budaya harmoni sehingga aman. "Mereka menyangga kehidupan bangsa ini, membangun harmoni dan menyelesaikan persoalan mereka sendiri, tidak pakai SK," tandasnya.

Malam puncak 'Pahlawan untuk Indonesia' akan digelar bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan Nasional, 10 November 2015. Ajang pencarian sosok inspiratif ini pengajuannya melibatkan masyarakat sehingga dapat menjangkau sosok-sosok yang selama ini tak diketahui publik.

Ada sepuluh kategori yang diperebutkan kandidat penerima penghargaan, yakni pahlawan kesehatan, pahlawan pendidikan, pahlawan lingkungan, pahlawan kewirausahaan, pahlawan inovasi teknologi, pahlawan budaya, pahlawan pelayanan publik, pahlawan pekerja, pahlawan hukum dan keadilan, dan pahlawan olahraga.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement