Pertemuan Gatot dengan para petinggi partai yang kini menjadi pendukung pemerintahan itu digelar di Kantor DPP Nasdem. Bahkan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi untuk membuka tabir keterkaitan antara dugaan suap kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan dan kasus interpelasi terhadap Gatot dengan pertemuan tersebut.
"Kami masih periksa silang di antara para saksi untuk menentukan ada tidaknya keterkaitan suap, interpelasi, dengan apa latar belakang pertemuan tersebut (di DPP Nasdem)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/9/2015).
Namun, Indriyanto belum mau memberi keterangan lebih jauh soal pertemuan yang disebut-sebut bagian dari upaya pendamaian antara Gatot dengan wakilnya Tengku Erry.
Menurut dia, dalam pekan ini hasil pemeriksaan silang saksi-saksi tersebut akan dilengkapi pihaknya. Seperti diketahui, pada Rabu 23 September 2015, Rio Capella sudah diperiksa sebagai saksi oleh KPK dalam kasus dugaan suap kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan untuk tersangka Gatot dan istrinya Evy Susanti. Namun usai menjalani pemeriksaan, Rio pergi tanpa mau menjawab pertanyaan wartawan.
Gatot mengaku akan membuka tabir pertemuan yang dilakukan di Kantor DPP Nasdem dengan para elite partai besutan Surya Paloh itu. Namun, dia baru akan membeberkan semuanya dalam persidangan.
Begitupun dengan sang istri, Evy, mengaku akan membuka dugaan penerimaan uang yang dilakukan Rio Capella dalam persidangan. Pasalnya, muncul dugaan orang nomor dua di Partai Nasdem itu menerima uang terkait perkara dugaan korupsi Dana Bansos dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Provinsi Sumut yang tengah diselidiki Kejaksaan Agung.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.