Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

1 Oktober: Cerita Istri Jenderal Yani Kasih Makan Tahanan PKI

Randy Wirayudha , Jurnalis-Kamis, 01 Oktober 2015 |08:18 WIB
1 Oktober: Cerita Istri Jenderal Yani Kasih Makan Tahanan PKI
Amelia A. Yani (Foto: Randy Wirayudha)
A
A
A

JAKARTA – Belakangan muncul lagi isu soal rekonsiliasi, bahkan sampai rumor soal pemerintah yang akan meminta maaf pada mereka yang dianggap terlibat PKI. Jika soal minta maaf akhirnya tak dilakukan, tapi bagaimana dengan persoalan rekonsiliasi?

Di satu sisi, ada sebuah kisah di mana setidaknya Yayuk Ruliah Sutodiwirjo, istri mendiang Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, seolah sudah menjalankan rekonsiliasi secara pribadi sejak lama.

Salah satu putri sang jenderal, Amelia A. Yani, membeberkan ketika sudah sekira setahun peristiwa Gerakan 30 September (G30S) berlalu, Yayuk acap memberi makan pada para tahanan PKI.

Sejak peristiwa berdarah di rumah Jenderal Yani di Jalan Lembang D58, Jakarta Pusat pada suatu subuh, 1 Oktober 1965, keluarga Jenderal Yani tak pernah lagi menempati rumah itu.

Pada 1966, istri Jenderal Yani membeli rumah di seberang rumah lama mereka. Dari situ, Yayuk sering melihat para tahanan PKI yang dibawa para personel CPM (Corps Polisi Militer) untuk sekadar bersih-bersih di rumah lama mereka yang kini, difungsikan sebagai Museum Sasmitaloka Pahlawan Revolusi Ahmad Yani.

“Dulu tahanan PKI setiap beberapa hari seminggu, naik mobil penjara ke rumah (lama) kita. Mereka di sana membersihkan rumput dan halaman sekitar,” ungkap Amelia kepada Okezone.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement