Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cari Helikopter Hilang, Tim Gabungan Sisir Empat Zona Danau Toba

Antara , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2015 |14:55 WIB
Cari Helikopter Hilang, Tim Gabungan Sisir Empat Zona Danau Toba
A
A
A

SAMOSIR - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri dan BNPB, hari ini, Rabu (14/10/2015) menyisir empat zona perairan Danau Toba, Sumatera Utara, yang diduga menjadi lokasi jatuhnya Helikopter EC 130.

Komandan Resor Militer 023/KS Kolonel Fachri menjelaskan, tim menyisir perairan Danau Toba di kawasan Muara dan Tarabunga di Kabupaten Toba Samosir serta Onan Runggu dan Nainggolan di Kabupaten Samosir.

Namun, sampai saat ini tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan pesawat. "Belum ada tanda-tanda, pencarian tetap dilanjutkan," ujar Kepala Kepolisian Resor Samosir, AKBP Eko Suprihanto.

Pencarian helikopter menggunakan 11 kapal, tiga milik TNI Angkatan Laut, tiga dari TNI Angkatan Darat, tiga dari Polri, dan dua unit disewa oleh PT PAS.

Eko menjelaskan, pencarian masih dilakukan di area permukaan perairan Danau Toba. Tim penyelam belum dilibatkan karena titik jatuh helikopter masih belum diketahui.

Kepala BPBD Kabupaten Samosir Jaingot Banjarnahor menjelaskan, jarak pandang yang pendek karena kabut asap menjadi kendala upaya pencarian.

"Pencarian mengalami kendala dengan kepekatan kabut asap sehingga jarak pandang kira-kira 100 meter," kata Jaingot.

Pencarian Helikopter Hilang Kontak

Dia menambahkan, kedalaman perairan Danau Toba di zona lokasi pencarian belum diketahui secara pasti, diperkirakan antara 300-700 meter. Padahal, penyelaman yang pernah dilakukan hanya sampai 30 meter.

"Ini merupakan kaldera Toba, dan bentuknya seperti belanga, belum ada yang mampu sampai ke dasar," kata Jaingot.

Sebelumnya, Helikopter EC 130 B4 dengan nomor registrasi PK-BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) hilang kontak pada Minggu (11/10) pukul 12.23 WIB dalam penerbangan dari Siparmahan, pantai barat Danau Toba, ke Kualanamu via Pematang Siantar.

Pesawat berpenumpang tiga orang yang diterbangkan oleh Kapten Teguh Mulyatno dengan teknisi Hari Poerwantono tersebut diduga jatuh di sekitar perairan Danau Toba. (day)

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement