LONDON – Sebuah ritual mengerikan yang menyebar di negara-negara Afrika seperti Kamerun, Nigeria dan Afrika Selatan dilakukan terhadap sekira 3,8 juta perempuan di seluruh dunia.
Ritual yang secara sederhana disebut dengan setrika payudara merupakan sebuah cara pemotongan alat kelamin perempuan (Female Genital Mutilation/FGM) yang dilakukan dengan “menyeterika” payudara seorang gadis menggunakan batu yang dipanaskan. Proses itu berlangsung selama beberapa hari sampai beberapa pekan, dan biasanya dilakukan oleh ibu sang gadis.
Tujuan ritual ini adalah menghilangkan bagian tubuh yang mengundang perhatian pria, sehingga perempuan itu terhindar dari resiko perkosaan. Namun, efek samping dari ritual ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, misalnya kanker, kista, infeksi, dan sangat mungkin menyebabkan payudara korbannya hilang sama sekali.
“Setrika payudara adalah salah satu cara untuk mengontrol seksualitas seorang perempuan dan daya tariknya yang terlihat. Payudara menjadi sebuah bagian tubuh yang berbahaya dan harus dihilangkan agar tidak mengundang perhatian seorang pria, seolah-olah menghilangkan tanda-tanda kewanitaan dari seseorang gadis dapat melindunginya dari perkosaan,” tulis aktivis dan korban FGM Leyla Hussein, sebagaimana dilansir Metro, Sabtu (17/10/2015).
Dalam banyak kasus, baik pelaku maupun korban ritual ini merasa tindakan yang dilakukan kepada dan terhadap mereka berdampak baik. Dengan menunda efek pubertas, seorang perempuan beranggapan dia dapat melanjutkan pendidikannya, daripada menikah.
Hal inilah yang menyebabkan ritual setrika payudara menjadi salah satu dari lima kejahatan terkait gender yang jarang dilaporkan menurut data dari United Nations Population Fund (UNFPA).
“Sang gadis percaya bahwa yang dilakukan ibunya adalah demi kebaikannya, jadi dia diam saja. Diamnya mereka menyebabkan fenomena yang terus berlangsung dan semua akibatnya,” tulis Leyla lagi.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.