Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hungaria Tutup Perbatasan untuk Cegah Pengungsi

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2015 |08:50 WIB
Hungaria Tutup Perbatasan untuk Cegah Pengungsi
Tentara Hungaria menutup perbatasan dengan Kroasia di wilayah Zakany (Foto: BBC)
A
A
A

BUDAPEST - Hungaria menutup perbatasannya dengan Kroasia. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah para pengungsi memasuki negaranya untuk transit menuju Eropa Barat.

Pengumuman penutupan perbatasan disampaikan Jumat 16 Oktober 2015 malam waktu setempat. Penutupan dilakukan setelah para pemimpin Uni Eropa gagal menyepakati rencana mengirim pasukan untuk mencegah pengungsi masuk ke Yunani.

“Ini bukanlah opsi terbaik. Ini Opsi kedua terbaik,” ujar Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto seperti dilaporkan BBC, Sabtu (17/10/2015). Szijjarto mengaku para imigran tetap bisa mengajukan aplikasi untuk mencari suaka lewat daerah perbatasan lain di Hungaria.

Sebelumnya, Hungaria sudah menutup perbatasan mereka dengan Serbia. Dengan kebijakan itu, Kroasia pada akhirnya berencana mengarahkan para pengungsi ke Slovenia untuk selanjutnya menuju Jerman atau Austria.

Menteri Dalam Negeri Kroasia Ranko Ostojic mengonfirmasi rencana tersebut meskipun belum ada perjanjian antara kedua negara. Sementara itu, pihak Slovenia merespons kebijakan negara tetangganya itu dengan menghentikan seluruh penumpang kereta asal Kroasia memasuki wilayahnya.

Menteri Dalam Negeri Slovenia Vesna Gjorkos Znidar telah memerintahkan penjagaan ekstra di area perbatasan dengan Kroasia. Znidar menyebut negaranya akan tetap menerima para pengungsi selama Jerman dan Austria tetap membuka perbatasan mereka.

(Hendra Mujiraharja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement