Meski demikian, dominasi Partai AKP di parlemen akan semakin melegitimasi kekuasaan Erdogan. Dengan semakin kuatnya kekuasaan presiden berusia 61 tahun itu, dikhawatirkan dirinya akan tergoda menjadi seorang diktator.
Presiden Erdogan sendiri sudah menuai kritik dari lawan-lawan politiknya karena diduga menyalahgunakan wewenang. Pada Rabu, 28 Oktober 2015, Kepolisian Turki menyerbu kantor media Koza-Ipek Holding yang disinyalir berafiliasi dengan kelompok pimpinan Fethullah Gulen.
Tindakan kepolisian tersebut menuai kritik. Erdogan dinilai ingin mengekang media-media yang kritis kepada pemerintah dengan dalih untuk mengendalikan situasi menjelang pemilu.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.