Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelihara Ayam, Bocah Diduga Suspect Flu Burung

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 03 November 2015 |22:17 WIB
  Pelihara Ayam, Bocah Diduga <i>Suspect</i> Flu Burung
Foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Seorang bocah berisinial DA (11) diduga suspect flu burung dan kini tengah dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso‎, Jakarta Utara (Jakut).

Sebelumnya, bocah yang tinggal di Kampung Beting‎ Remaja, Kampung Tanah Merah, RT03/RW19, Kecamatan Koja, Jakarta Utara tersebut sempat dirawat di Puskesmas Koja, dan dirujuk ke RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso‎ lantaran diduga suspect flu burung.

Diketahui, DA memelihara empat ekor ayam berjenis ayam kate di rumah orangtuanya yang menderita demam panas selama sepekan, lalu mati mendadak.

Kepala Staff Medik Fungsional Anak RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso‎, Dyani Kusumowardhani mengakui pihaknya menerima pasien suspect H5N1 (Avian Influenza) pada hari Senin 02 November 2015.

"Sampai saat ini hasilnya belum keluar, apakah pasien tersebut positif flu burung, saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan menggunakan Metode Reverse Transcription–Polymerase Chain Reaction (RT-PCR)," ujar Dyani kepada wartawan, Selasa (3/11/2015).‎

Ia menjelaskan, saat ini kondisi DA telah stabil namun tidak dapat ditemui oleh kerabat secara langsung, lantaran masih dirawat di ruangan isolasi dan tengah dicek apakah positif terkena virus H5NI.

‎"Kita akan pantau terus kondisi pasien, untuk saat ini belum ada pemberian obat khusus, namun gejala-gejala dari pasien memang mengarah ke ciri-ciri virus flu burung," tambahnya.

‎Sulianti menuturkan, saat dirujuk kondisi DA mengalami demam tinggi selama beberapa hari meski tidak diiringi sesak nafas, bocah malang tersebut memang memiliki riwayat kontak dengan unggas yang mati.

"Pemeriksaan PCR yang keluar nanti langsung dikirim Litbang untuk diverifikasi, hasilnya mungkin bisa keluar satu dua hari kedepan," tandas Dyani.

Sementara itu, ‎Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Bambang Suheri, mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap kasus yang menimpa warganya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya telah memeriksa anggota keluarga serta orang-orang yang terakhir berinteraksi dengan pasien.

"Masih kita selidiki apakah keluarga pasien juga mengalami gejala serupa‎, kalau memang ada yang mengarah kesana langsung kita rekomendasikan untuk diperiksa ke RSPI," kata Bambang.

Lalu, Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan pihaknya saat ini sudah membentuk tim khusus dari Sudin Kesehatan dan Sudin Peternakan untuk mengambil tindakan dini terhadap kasus ini.

"Belum positif, kita masih tunggu hasilnya, tapi tindakan antisipasi penularan sudah kita ambil dengan instansi terkait," singkat Rustam saat dikonfirmasi.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement