PEKANBARU - Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akan digelar di Pekanbaru, Riau pada 22 sampai 26 November 2015. Kegiatan ini menjadi polemik karena aktivis yang biasa selalu kritis terhadap masalah penggunaan uang rakyat kini meminta uang ke Pemprov Riau.
Uang yang diajukan melalui proposal ke Pemprov Riau cukup fantastis. Di mana pengajuan awal Rp4 miliar namun yang disetujui Rp3 miliar. Hal ini tentu mengejutkan banyak kalangan.
"Iya memang mereka mengajukan dana segitu. Tapi apakah dana itu sudah cair apa belum saya belum tahu, nanti saja cek dulu karena sekarang saya masih ada acara di luar kota," kata Karo Humas Pemprov Riau Darusman kepada Okezone, Jumat (20/11/2015).
Sementara itu Plt Gubernur Riau Pelaksana Tugas (plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menyatakan, dana sebesar Rp3 miliar guna kongres HMI cukup besar. Semua pihak diminta sama-sama mengawal dana yang cukup besar itu.
Dia juga berharap, dengan besarnya uang APBD Pemprov Riau yang digelontarkan diharapkan bisa membawa multi-player efek untuk rakyat Riau.
"Mari sama-sama kita kawal penggunaan anggarannya biar tidak ada permainan," kata pria yang akrab disapa Andi Rahman ini.
Sementara itu Ketua Panitia Kongres HMI Fat Haryanto Lisda mengungkapkan, dana yang dibutuhkan untuk kongres HMI selama lima hari sebesar Rp7 milliar dan yang disetujui Rp3 miliar.
"Sisanya anggaran yang dibutuhkan akan dibantu alumni HMI dan pihak swasta. Kita berterimakasih atas bantuan yang diberikan Pemprov Riau kepada kita," ucapnya.
Menurutnya, kegiatan ini akan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga merupakan alumni dari HMI.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.