UNTUK orang Belanda, tanggal 5 Desember selalu dinanti-nanti untuk merayakan Hari Sinterklas. Tapi sayangnya suka cita itu tak terjadi dan justru berubah pedih untuk orang-orang Belanda di Indonesia 58 tahun lampau.
Pasalnya, tepat pada 5 Desember 1957, Presiden RI, Soekarno memerintahkan puluhan ribu orang Belanda untuk angkat kaki dari berbagai wilayah Republik Indonesia.
Termasuk warga Indo-Belanda yang lahir di negeri yang dulunya bernama Hindia-Belanda. Peristiwa itu kini dikenal sebagai peristiwa “Zwarte Sinterklaas” atau Sinterklas Hitam.
Seperti dikutip dari ‘A History of Modern Indonesia Since C.1200’ karya Merle Calvin Ricklefs, Kementerian Hukum Indonesia atas perintah Presiden Soekarno, mengeluarkan pernyataan pengusiran terhadap 46 ribu orang Belanda untuk angkat kaki dari bumi pertiwi.