Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jaringan Korupsi seperti Jaring Laba-Laba

Dara Purnama , Jurnalis-Sabtu, 12 Desember 2015 |13:10 WIB
  Jaringan Korupsi seperti Jaring Laba-Laba
Foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Peneliti Senior dan Ahli Hukum Tata Negara Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Bivitri Susanti menganggap korupsi seperti jaring laba-laba, yang tidak bisa ditentukan mana yang hulu, dan mana yang hilirnya.

"Dalam jaringan (korupsi) itu bayangkan jaringan laba-laba tidak bisa dibedakan juga, jaringan mana yang hulu dan hilir. Mereka saling berkelit aja gitu," kata Bivitri kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2015).

"KPK menurut saya harus berani menjatuhkan satu dari jaringan besar ini. Kalau bisa yang diatas, yang dibawah-bawah kadang mereka masuk dalam jaringan bukan karena kesengajaan," sambungnya.

Bivitri menegaskan, KPK harus mengincar aktor paling besar (kelas kakap) dengan alat bukti yang kuat sehingga bisa ditangkap jaringannya yang berantai hingga ke bawah.

"Saya khawatir kalau yang kena hanya di bawah kaki tangan, yang diatas akan bertahan terus. Sulit dikatakan mana hulu dan hilir karena ini seperti jaringan laba-laba yang berkaitan. Yang kakap yang harus ditangkap," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement