Bangunan yang memiliki arsitektur gotik Eropa kuno ini, mampu menampung sekira 1.500 jemaat Katolik. Di dalam lingkungan gereja ini, juga terdapat bangunan yayasan sekolah tarkanika yang membina iman jemaat
Selain itu, di dalam bangunan gereja itu juga terdapat barang suci. Sayangnya, Julianus tidak mengetahui persis, tokoh agama yang membangun gereja tersebut.
''Semasa itu, ada tokoh besar dari agama katolik di Bengkulu, makanya ada bangunan gereja ini,'' ulas dia.
Untuk tahun ini, perayaan Natal di gereja Paroki Santo Yohanes Penginjil Bengkulu digelar selama tiga hari. Terhitung sejak 24 Desember, sebab, jemaat di gereja itu mencapai 2.600 orang.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.