Sejumlah warga mengaku mendengar keributan tersebut. Kebetulan jalan di kawasan itu sedang sepi. Pak Min, tukang parkir soto kawasan Panularan mengatakan dirinya mendengar ada penangkapan teroris.
”Kejadiannya sangat cepat, hanya sekian menit sudah dimasukkan mobil,” tuturnya sembari mengatakan tidak mengenal pelaku yang ditangkap polisi.
Hal senada juga diungkapkan Ny Herto, pemilik warung Soto tersebut. Kebetulan saat itu warungnya sedang tutup. Saat mendengar suara benturan yang dikira kecelakaan biasa, dia keluar rumah. Dalam kesempatan itu dia melihat sejumlah laki-laki bersenjata memasukkan seseorang ke dalam mobil. ”Saya lihat mereka membawa senjata dan mengenakan tutup muka,” tuturnya.
Kapolresta Solo Kombespol Ahmad Luthfi ketika dikonfirmasi tentang penangkapan membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan penangkapan dilakukan oleh anggota Densus Anti Teror 88. Sedang identitas pelaku masih belum disampaikannya.
”Penangkapan ini masuk ranah dari Densus 88, kami belum mendapatkan laporannya, surat tembusan belum kami terima,” ujar Kapolresta Solo kepada wartawan.