LONDON – Kelompok militan Islamic Maghreb menyerang restoran Cappuccino Cafe dan Hotel Splendid di Ouagadougou, Burkina Faso. Serangan cabang Al Qaeda itu menewaskan setidaknya 20 orang dan melukai 15 lainnya.
Warga asing diduga menjadi target serangan. Restoran yang diserang dimiliki oleh seorang warga Ukraina sedangkan Hotel Splendid sering digunakan oleh perwakilan PBB dan warga negara asing untuk menginap atau mengadakan pertemuan. Khawatir menjadi target, pemerintah Inggris melalui Kantor Urusan Luar Negeri dan Persemakmuran (FCO) pun meminta warganya di Burkina Faso untuk waspada.
“Hindari area Boulsa dan ikuti instruksi otoritas keamanan lokal. Situasi keamanan mungkin akan memburuk,” ujar juru bicara FCO, seperti dikutip Express, Sabtu (16/1/2016).
“Anda harus tetap waspada dan menghindari pertemuan di ruang publik. Bandara dan perbatasan kemungkinan ditutup segera. Monitor media lokal dan jadwal penerbangan Anda jika perlu informasi tambahan,” lanjut juru bicara yang tidak diketahui identitasnya itu.
Saksi mata menuturkan dirinya melihat sekira lima orang pria bersenjata melakukan serangan pada Jumat 15 Januari pukul 19.30 waktu setempat. Pelaku menembaki restoran terlebih dahulu sebelum mencoba masuk ke hotel. Tidak hanya itu, mereka juga sempat menyandera beberapa tamu di Splendid.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.