Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Drama Penyerangan Hotel Mewah Burkina Faso Berakhir

Emirald Julio , Jurnalis-Sabtu, 16 Januari 2016 |21:55 WIB
Drama Penyerangan Hotel Mewah Burkina Faso Berakhir
Pasukan keamanan mencari satu pelaku lain yang bersembunyi di hotel yang berlokasi di dekat Hotel Splendid (Foto: EPA)
A
A
A

OUAGADOUGOU – Drama penyerangan hotel mewah di ibu kota Burkina Faso oleh Al Qaeda telah mencapai klimaks dengan para pelaku tewas dan lebih dari 126 sandera telah dibebaskan oleh pasukan keamanan.

Kelompok AQIM (Al Qaeda in the Islamic Maghreb) yang masuk ke jaringan Al Qaeda mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan pada Jumat tengah malam waktu setempat di Hotel Splendid.

Selain empat militan Al Qaeda yang tewas, setidaknya 23 orang tewas akibat serangan mendadak tersebut. Sejauh ini serangan ini sedikit banyak memiliki pola hampir serupa dengan serangan bom di Sarinah.

Dilaporkan, tiga pelaku tewas di dalam Hotel Splendid yang berada di Kota Ouagadougou dan pelaku keempat tewas di hotel kedua dekat Hotel Splendid. Ternyata, dua dari tiga pelaku yang menyerang Hotel Splendid diidentifikasikan berjenis kelamin perempuan.

Drama adu tembak yang memakan waktu berjam-jamdi ibu kota Burkina Faso ini, sempat memanas pada Sabtu dini hari ketika pasukan keamanan Gendarme dan militer berusaha mengambil alih bangunan hotel mewah yang populer di kalangan warga negara Barat yang sempat diduduki oleh militan Al Qaeda.

Sebagaimana dilansir dari Associated Press, Sabtu (16/1/2016) Pimpinan Burkina Faso, Presiden Roch Marc Christian Kabore mengatakan setelah pasukan keamanan berhasil melumpuhkan para militan yang mengambil alih Hotel Splendid , mereka langsung menggeledah hotel-hotel yang berlokasi dekat Hotel Splendid.

Pencarian berakhir ketika para pasukan keamanan berhasil menemukan pelaku keempat dan langsung melumpuhkannya dengan timah panas hingga tewas di Hotel Yibi.

Menteri Keamanan dan Urusan Internal Burkina Faso mengatakan, selain korban tewas, 33 orang terluka dan 126 orang sandera dibebaskan ketika suara azan Subuh berkumandang di negara Afrika Barat tersebut.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement