Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gandeng KPAI, Polisi Sidak Jajanan Mirip Kondom

Djamhari , Jurnalis-Senin, 25 Januari 2016 |15:26 WIB
Gandeng KPAI, Polisi Sidak Jajanan Mirip Kondom
Jajanan Anak Mirip Kondom (Foto: Ist)
A
A
A

BEKASI - Kasus jajanan anak 'Kotak Kado' yang di dalamnya berisi benda mirip kondom saat ini menjadi perhatian pihak Kepolisian.

Menanggapi hal tersebut, polisi dari Polresta Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Selatan menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko mainan.

"Operasi ke sejumlah warung mainan kami lakukan sebagai bentuk antisipasi terkait temuan jajanan mirip kondom. Sesuai intruksi pimpinan," kata Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Iptu Dimas Satya.

Adapun untuk sampel jajanan yang di dalamnya diduga mirip kondom, kata Dimas, pihaknya menganggap mainan tersebut hanya mainan biasa sejenis balon.

"Saat ini sampel mainan sudah dibawa ke Labfor untuk memastikannya," jelas Dimas.

Ditambahkan Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti, pihaknya bakal menindaklanjuti laporan warga terkait temuan jajanan mirip kondom pada 30 Desember lalu.

"Anggota sudah mendatangi warung penjual mainan itu di dua lokasi di warung kecil Jalan Gayor Pekayon dan Pasar Pagi Pekayon," tambah Puji.

Menurut Puji, dari dua penjual mainan itu hasil keterangan keduanya mengakui apabila tidak pernah tahu isi dari mainan yang mereka jual. Melainkan, mereka hanya menjualnya.

Adapun keterangan saksi penjual mainan yang ada di Pasar Pagi Pekayon, kata Puji, penjual atasnama Sugeng membelinya dari distributor makanan kecil yang lewat tokonya. Dan saat itu pertama kali ia membeli barang tersebut.

"Keterangan saksi distributor keliling saat dia beli mainan itu sudah tidak pernah lagi muncul ke tokonya," kata Puji.

Saksi pertama kali membeli mainan itu sebanyak 10 keranjang dengan satu keranjangnya berisi 24 kotak yang dijual olehnya dengan harga Rp10.000.

"Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dan mencari distributor pembuat mainan itu," jelas Puji.

Adapun kasus ini pertama kali dilaporkan secara lisan oleh warga akhir Desember lalu, dan saat itu pihak KPAI pun berkoordinasi dengan polsek Bekasi Selatan untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement