Pengujian pertamanya pun masih menggunakan sebutan Sukhoi Su-27M di tahun 1988, hingga baru diganti menjadi Su-35 pada 2008. Sedangkan pengenalan pertamanya dilakukan Rusia pada Paris Air Show 2013 silam.
Pesawat tempur berawak tunggal ini punya bobot maksimal 25.300 kilogram dengan memiliki kecepatan 2,25 Mach. Burung besi yang satu ini juga mampu melayang hingga ketinggian 3.600 kilometer dengan dilengkapi peralatan avionik radar Irbis-E, sistem infra merah OLS-35, serta perlengkapan elektronik L265 Khibiny-M.
Selain diperkaya persenjataan senapan mesin GSh-301 berkaliber 1x30 mm, pesawat ini juga bisa dipersenjatai beragam roket (roket kawal laser S-25L, roket S-25, roket B-8 serta B-13.
Sementara misil yang bisa dibawa juga tak kalah bervariasi, yakni misil Vympel R-27R, R-77, R73E, R-37M, Kh-29T, Kh31, serta Kh-59). Tak lupa, pesawat ini juga sanggup dipersenjatai bom FAB-250, FAB-500, bom kawal laser KAB-500L dan KAB-1500.
(Randy Wirayudha)