Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hendak Dibubarkan, Ratusan Biksu Bentrok dengan Tentara

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2016 |13:51 WIB
Hendak Dibubarkan, Ratusan Biksu Bentrok dengan Tentara
Ratusan biksu bentrok dengan tentara Thailand (Foto: National Multimedia)
A
A
A

BANGKOK – Ratusan biksu bentrok dengan tentara Thailand saat berkumpul di ibu kota Bangkok pada Senin 15 Februari sore waktu setempat. Perkumpulan massal adalah hal yang terlarang di Negeri Gajah Putih di bawah pemerintahan Junta Militer sehingga tentara coba membubarkannya.

Puluhan tentara gagal membendung ratusan biksu yang berkumpul di wilayah suburban Bangkok. Mereka berkumpul untuk menyatukan suara meminta pemerintah segera menunjuk Somdet Phra Maha Ratchamangalacharn atau Somdet Chuang sebagai Patriark Tertinggi.

Seperti diwartakan Asian Correspondent, Selasa (16/2/2016), Somdet Chuang kini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Patriark Tertinggi dan Ketua Dewan Tinggi Sangha (SSC). Biksu-biksu itu yakin otoritas setempat sengaja menunda pengangkatannya.

Pria berusia 90 tahun tersebut dikritik karena diduga terkait tindakan korupsi yang melibatkan penghindaran pajak. Tetapi, kaitan tersebut dinilai bermotif politis. Somdet Chuang memiliki ikatan dengan Sekte Dhammakaya yang berasosiasi dengan mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.

Ratusan biksu tersebut juga berkumpul untuk menghadiri sebuah seminar. Selain meminta pengangkatan Somdet Chuang, mereka meminta Buddha dikukuhkan sebagai agama resmi dalam konstitusi. Selain itu, mereka meminta pemerintah tidak ikut campur dalam urusan biara.

Para biksu berkumpul pada Senin sore usai perwakilannya, Phra Methee Dhammacharn, bertemu Wakil Perdana Menteri Thailand Prawit Wongsuwon.

Berikut rekaman aksi bentrokan:

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement