“Untuk sawah yang puso atau gagal panen karena serangan hama tikus membuat petani rugi dan harus melakukan tanam padi ulang sendiri,” ujar Jigong dikutip dari Krjogja.com.
Luasan sawah yang mengalami puso akan semakin bertambah banyak karena serangan hama tikus semakin ganas. Petani kesulitan untuk melakukan pemberantasan baik dengan gropyokan maupun menggunakan racun.
Sulitnya petani mengendalikan serangan hama tikus disebabkan karena kondisi tanaman padi yang beda usia. Sebab usia tanam padi sekarang bervariasi dari satu bulan hingga siap panen.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.