YOGYAKARTA - Wacana Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menutup semua lokalisasi di Indonesia guna mendukung Indonesia Bebas Prostitusi 2019, ditanggapi dingin oleh para penghuni lokalisasi Pasar Kembang (Sarkem) yang ada di Kota Yogyakarta.
Ketua RW 03 Sosrowijayan Kulon Kota Yogyakarta, Sarjono mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum mendengar wacana yang dilontarkan oleh Menteri Sosial Khofifah Endar Parawansa tersebut.
Namun demikian, jika wacana tersebut terjadi, maka pihaknya menyerahkan seluruh keputusan kepada warga.
"Kalau saya, selaku Ketua RW ditanya setuju atau tidak adanya penutupan seluruh lokalisasi, termasuk Sarkem. Jawaban saya, saya kembalikan ke warga, karena saya dipilih jadi RW oleh warga," katanya saat dihubungi Senin (22/2/2016).
Ia berharap, jika nantinya benar-benar pemerintah menutup lokalisasi di seluruh Indonesia termasuk Sarkem, maka sebaiknya pemerintah memberikan solusi untuk mereka yang menggantungkan hidup dari lokalisasi. Tidak hanya untuk PSK-nya, namun masyarakat yang terlibat di dalamnya, seperti buruh cuci, warung, dan beberapa jenis ekonomi lainnya.
"Harus ada solusi, kebijakan harus ada imbal baliknya, karena mereka juga memiliki keluarga," tandasnya.
Sarjono menambahkan, jika memang nantinya akan ditutup, pihkanya juga meminta pemerintah untuk memberikan keterampilan kepada para penghuni Sarkem. "Pelatihan rutin dari Pemerintah Kota Yogyakarta, seperti menjahit,” tuturnya.
Menurut Sarjono, lokalisasi yang dibangun sejak jaman Hindia Belanda tersebut, saat ini dihuni oleh 90 orang PSK, yang berasal dari luar Kota Yogyakarta. Selama ini pihaknya, melarang penambahan jumlah PSK. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran penyakit seks. Selama ini, para pemuas nafsu tersebut mendapat pemeriksaan kesehatan secara berkala
"Ada yang berasal dari Jepara, Jatim dan beberapa kota lainnya," ujar dia.
Lokalisasi Sarkem merupakan satu dari beberapa lokalisasi yang berada di Kota Yogyakarta. Sarkem menjadi lokalisasi legendaris di Indonesia karena berdiri sejak tahun 1818. Lokasinya yang berada di dekat pusat pariwisata Kota Yogyakarta, yaitu Jalan Malioboro, menjadikan lokalisasi ini sangat mudah dijangkau oleh para wisatawan yang datang ke Kota Yogyakarta.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.