SINGARAJA - Tukang koran yang mencalonkan diri jadi Balon Bupati Buleleng, Luh Made Marwati, mengatakan siap akan menempuh jalur independen jika tidak didukung PDI Perjuangan.
Wanita yang sudah 18 tahun menjadi tukang koran di Jalan Diponegoro, Buleleng itu merasa tidak mendapat dukungan penuh dari partai moncong putih di Buleleng, Bali Utara.
Pasalnya, sebanyak sembilan pengurus anak cabang PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, mendukung rivalnya Putu Agus Suradnyana untuk diusung kembali menjadi Bupati Buleleng di Pilkada 2017.
Melihat realita seperti itu, Marwati akan berusaha untuk mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Buleleng dengan jalur independen. Meski kapasitas finansialnya tidak banyak untuk kampanye nanti, Marwati optimis warga Buleleng akan memilihnya lantaran datang dari kelas bawah.
"Kalau warga Buleleng optimis dengan saya, saya akan maju meski lewat jalur lain. Walaupun saya masih berharap PDI Perjuangan akan merekomendasikan saya sebagai Bupati Buleleng," jelasnya kepada Okezone lewat sambungan telefon, Rabu (24/2/2016).
Istri dari Made Sudarma itu akan melihat animo masyarakat terhadap dirinya. Jika mereka menginginkan Marwati untuk masuk jalur independen maka dia siap mengumpulkan sebanyak 45ribu KTP warga yang mendukungnya sebagai syarat utama maju menjadi Balon Bupati Buleleng.
"Dilihat saja nanti, kalau banyak orang yang ingin saya maju bisa nanti lewat jalur independen. Kalau independen kan yang mendukung saya mintain KTP satu-satu,” simpulnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.