Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kalah di PN, PKL Gondomanan Ajukan Banding

Markus Yuwono , Jurnalis-Rabu, 24 Februari 2016 |15:18 WIB
Kalah di PN, PKL Gondomanan Ajukan Banding
PKL Ajukan Banding (Foto: Markus/Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA  - Pasca diputus bersalah oleh pengadilan negri Kota Yogyakarta pada Kamis 11 Februari 2016, Lima PKL di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, memutuskan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Penasihat hukum PKL Gondomanan, Rizki Fatahillah mengungkapkan pihaknya sudah menerima salinan putusan tersebut kemarin. Setelah mempelajari, maka pihaknya akan memutuskan untuk mengajukan banding.

"Banding kemungkinan kami lakukan semingu ke depan," kata Rizki di PN Kota Yogyakarta Rabu (24/2/2016).

Dikatakannya, dari putusan tersebut, pihaknya akan mengajukan materi banding kemungkinan terkait penerapan pasal yang dilakukan majelis hakim. Sebab, masalah perjanjian secara umum sudah diatur dalam KUHPerdata.

Sehingga, sambungnya, seharusnya pengusaha Eka Aryawan semestinya berkaitan dengan surat kekancingan bukan dengan PKL.

"Logika sederhananya, jika kita hendak kos tapi masih ada yang menempati, seharus yang dikomplain bapak kos. Artinya, seharusnya ganti rugi Rp1,2 miliar itu bukan kepada PKL, tapi kepada keraton," tandasnya.

Rizki mengaku mendengar kabar jika Eka akan mengajukan banding, karena gugatan Rp1,2 milyar tidak dikabulkan oleh majelis hakim. Namun demikian pihaknya tidak akan mencampuri urusan mereka.

Yang terpenting menurut dia, bagaimana lima orang PKL yang digugat yakni Agung (tukang duplikat kunci), Sutinah dan Suwarni (penjual nasi), Sugiyandi (penjual bakmi), serta Budiono (pedagang stiker) bisa tetap menjalankan aktivitasnya. "Meskipun kalah di pengadilan, teman-tamen (PKL) ingin tetap bertahan di Gondomanan," pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement