Sonny juga membantah adanya kelalaian produksi. Sonny mmenyebut PT Ultra Jaya melakukan pengecekan setiap produk yang akan didistribusikan. “BPOM juga sudah melakukan pengecekan tidak ada masalah dari produk kami,” ucapnya.
Mengenai endapan lemak tersebut mengandung bakteri atau tidak yang bisa memicu peminumnya keracunan, dirinya belum bisa memastikan. “Kita tidak teliti ada atau tidaknya bakteri dalam endapan itu, yang pasti itu hanya endapan lemak susu,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) menggelar prasidang terkait keracunan susu yang di dalamnya ditemukan benda seperti kaki katak di kantor BPSK, Jalan Maskumambang.
Hadir dalam sidang itu pihak Himpunan Layanan Konsumen Indonesia yang merupakan pendamping korban Rini Tresna Sari (46). Kemudian perwakilan perusahaan produsen susu yang berisi benda mirip kaki katak tersebut.
Prasidang itu ditengahi oleh Wakil BPKS Kota Bandung Johanes Sitepu. Prasidang ini bersifat tertutup. Agenda sidang konsiliasi dan mediasi antara korban dengan produsen susu terkait keracunan susu cair tersebut.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.