"Ini bukan makar, tidak ada latihan militer pengajian khusus, bahkan doktrinisasi. Mereka yang bergabung di LAB-RI pun bukan karena dipaksa," tegasnya.
Dia menjamin, keberadaan LABRI dengan Hasanudin sebagai salah seorang yang dipercaya Kerajaan Kutai Kertanegara tak mengganggu stabilitas daerah maupun nasional. Termasuk, tidak mengganggu keberadaan keraton di Indonesia, termasuk Cirebon yang masih aktif.
"Klien saya bukan sedang membangun kerajaan, ini cuma ormas. Keraton (Keraton Kanoman) juga tak terkait dengan aktivitas klien saya," katanya.
Dia menjanjikan, tujuan Hasanudin hanya penyelamatan aset seni dan budaya seperti pengumpulan data aset kerajaan zaman lawas yang berkaitan dengan sejarah. Aset inilah, lanjutnya, yang konon tercecer di mana-mana sehingga harus dikumpulkan demi kelestarian budaya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.