YOGYAKARTA - Relokasi parkir di sepanjang jalan sisi timur Malioboro harus segera direalisasikan ke Taman Parkir Abu Bakar Ali. Namun, upaya pemerintah Kota Yogyakarta untuk menata kawasan Malioboro itu mendapat penolakan, khususnya tukang parkir yang khawatir akan kehilangan pekerjaan.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, para juru parkir bisa beralih profesi atau mengelola parkir di lokasi lain.
"Bisa beralih profesi, kalau memungkinkan mengelola lokasi parkir lain," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X, Selasa (29/3/2016).
Untuk mengakomodasi hal tersebut, beberapa lokasi sudah dipetakan untuk dijadikan kantong parkir, seperti di sekitar kawasan parkir PT KAI, Bong Suwung. "Bong Suwung kemarin sudah diminta. Itu nanti bisa dibikin seperti Taman parkir Ngabean," jelasnya.
Selain kawasan Bong Suwung, Pemprov DIY juga akan memanfaatkan lahan-lahan lain di sekitar Malioboro untuk parkir. Khusus untuk parkir karyawan toko di Malioboro, banyak tempat yang bisa dipergunakan.