“Terdapat tanda luka apda hidungnya, serta di bawah matanya. Kami sudah mengambil gambar (sebagai bukti) untuk polisi, soal dugaan kekerasan domestik. Kami akan segera memberikan pernyataan kepada polisi,” sebut Kamya Punjabi, disitat First Post, Selasa (5/4/2016).
Sementara Gupta menambahkan,: “Dia (Pratyusha) mengalami masalah pribadi dalam hidupnya. Sebelumnya dia menjauh dari kami, jadi kami tak tahu tepatnya apa yang terjadi padanya. Dia juga menjauhkan diri dari keluarganya. Tapi sebagai sahabat, kami tahu dia punya masalah,” timpal Gupta.
Sementara dari pengakuan Rahul, disebutkan dirinya tak pernah bertengkar, apalagi melakukan kekerasan fisik terhadap mendiang Pratyusha.
“Kami tak pernah bertengkar serius. Hidup kami bahagia dan bahkan berencana segera menikah. Saya sangat mencintainya dan tak tahu mengapa dia mengambil langkah itu (gantung diri). Dia memang memiliki kekesalan terhadpa kariernya, tapi saya berusaha menenangkannya setiap waktu,” aku Rahul.
Sedangkan menurut laporan terakhir Kepolisian Bangur Nagar yang melakukan investigasi lebih lanjut di lokasi, menemukan keadaan apartemen Pratyusha dalam keadaan berantakan.
Seperti pakaian-pakaian kotor yang tergeletak di mana-mana, botol-botol minuman keras, puntung-puntung rokok, hingga bungkus-bungkus makanan ringan.
“Kami mengambil sampel-sampel alkohol dan obat-obatan yang dikumpulkan dari apartemen (Pratyusha). Karena terdapat banyak obat beragam jenis, kami akan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan kebutuhan obat-obatan ini,” tandas seorang opsir Kepolisian Bangur Nagar.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.