Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pascaerupsi, Gunung Bromo Masih Belum Stabil

Hari Istiawan , Jurnalis-Rabu, 06 April 2016 |14:36 WIB
Pascaerupsi, Gunung Bromo Masih Belum Stabil
foto: Antara
A
A
A

MALANG - Aktivitas Gunung Bromo masih belum stabil pascaerupsi panjang beberapa waktu lalu. Sejak 4 April 2016, terpantu ada pengingkatan aktivitas. Bahkan, asap yang keluar dari kawah Gunung Bromo kecoklatan.

Berdasarkan info dari akun resmi instagram Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi @pvmbgcvghm, terpantau asap dari kawah Gunung Bromo berwarna putih-kelabu kecoklatan tipis-tebal dengan tekanan lemah-kuat.

Tinggi asap juga antara 400-1.200 meter dari puncak Gunung Bromo dan mengarah ke barat daya-barat laut. Selain itu, terdengar gemuruh lemah-kuat dari kawah dan teramati sinar api sesekali samar-samar. Meski demikian, status Gunung Bromo masih Waspada.

Status Gunung Bromo sejak 26 Februari 2016 diturunkan menjadi Waspada (level III) setelah statusnya Siaga karena erupsi.

Meski wisata Gunung Bromo tetap dibuka, pengunjung dilarang mendekati kawah atau harus berada di jarak aman di radius 1 kilometer dari Bromo.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement